PMII UIN
Malang Jadikan Penulis Handal
Moch. Nur Zaini
Anggota PMII Rayon Radikal Al- Faruq
Jurusan Al- ahwal as-Syakhsiyyah
Fakultas Syariah.
UIN Maliki Malang.
Salah satu organisasi ekstra di UIN
malang yaitu PMII rayon”RADIKAL” Al faruq kemarin minggu (01-04-2012) mulai jam
08.00-20.00 WIB mengadakan pelatihan kejurnalistikan, yang diikuti
puluhan mahasiswa rayon radikal
alfaruq, Kegiatan ini dipusatkan di wisma kali metro.
Peserta pelatihan kejurnalistikan ini
diberi pengetahuan seputar kejurnalistikan dan langsung praktek di masyarakat,
salah satu sasarannya di pasar dinoyo. Mereka disebar diberbagai penjual untuk
di wawancarai, sebagai media percobaan awal bagi mereka.
Anggota pelatihan kejurnalistikan yang berlatar belakang penggiat berbagai
kegiatan ekstra maupun intra di uin maliki malang. Tidak heran antusiasme
peserta pelatihan kejurnalistikan terasa tinggi sejak pembukaan hingga
penutupan.
Berbagai materi yang disampaikan
selama pelatihan ini cukup kompleks. Diantaranya bagaimana cara menjadi penulis
handal, cara menulis yang baik, cara memperoleh berita, strategi mencari berita
sampai menulis hasil liputan .
Tim pelatihan kejurnalistikan memberikan
materi satu demi satu, sehinga peserta terasa terbantu walau tidak mengenal dunia kejurnalistikan
sebelumnya. Dua pemateri yang disiapkan oleh panitia, Ahmad Makki Hasan
(mahasiswa program pascasarjana UIN malang ), Drs,H. Muhammad Zen, MM
(jurnalis televise nasional MNC grup (RCTI,TPI dan global TV), penulis buku NU
Pasca Khittah, Prospek Ukhuwah Dengan Muhammadiyah, Gus Dur Kiai Super Unik
dll).
Menurut Muhammad Zen ‘’menulis adalah
salah satu alternatif menjadikan orang
sukses tanpa biaya’’,ujarnya. Kegiatan yang sangat nyantai untuk mengisi
kekosongan waktu, hanya bekerja 2 jam menulis didepan laptop sudah mendapatkan
view yang cukup banyak. Dari situ para peserta kejurnalistikan termotifasi
untuk menjadi penulis handal.
Panitia mengharuskan peserta pelatihan
kejurnalistikan untuk membuat karya tulis tentang terselenggaranya kegiatan itu, guna mengecek
kemampuan para peserta setelah diberi materi. Muhammad Haris selaku ketapel
dari kegiatan ini, mengatakan’’kegiatan ini diadakan untuk memotifasi betapa
pentingnya dan berharganya waktu yang terbuang hanya untuk bermain-main saja,
lebih baik digunakan menulis.’’ujarnya.

good writing and interesting,,, fighting. kunjungi link terkait http://chimoesyai.blogspot.com/
BalasHapus