Jumat, 06 April 2012


PMII UIN Malang Jadikan Penulis Handal
Moch. Nur Zaini
Anggota PMII Rayon Radikal Al- Faruq
Jurusan Al- ahwal as-Syakhsiyyah
Fakultas Syariah.
UIN Maliki  Malang.
Salah satu organisasi ekstra di UIN malang yaitu PMII rayon”RADIKAL” Al faruq kemarin minggu (01-04-2012) mulai jam 08.00-20.00 WIB mengadakan pelatihan kejurnalistikan, yang diikuti puluhan  mahasiswa rayon radikal alfaruq, Kegiatan ini dipusatkan di wisma kali metro.
Peserta pelatihan kejurnalistikan ini diberi pengetahuan seputar kejurnalistikan dan langsung praktek di masyarakat, salah satu sasarannya di pasar dinoyo. Mereka disebar diberbagai penjual untuk di wawancarai, sebagai media percobaan awal bagi mereka.
Anggota pelatihan kejurnalistikan  yang berlatar belakang penggiat berbagai kegiatan ekstra maupun intra di uin maliki malang. Tidak heran antusiasme peserta pelatihan kejurnalistikan terasa tinggi sejak pembukaan hingga penutupan.
Berbagai materi yang disampaikan selama pelatihan ini cukup kompleks. Diantaranya bagaimana cara menjadi penulis handal, cara menulis yang baik, cara memperoleh berita, strategi mencari berita sampai menulis hasil liputan .
Tim pelatihan kejurnalistikan memberikan materi satu demi satu, sehinga peserta terasa terbantu  walau tidak mengenal dunia kejurnalistikan sebelumnya. Dua pemateri yang disiapkan oleh panitia, Ahmad Makki Hasan (mahasiswa program pascasarjana UIN malang ), Drs,H. Muhammad Zen, MM (jurnalis televise nasional MNC grup (RCTI,TPI dan global TV), penulis buku NU Pasca Khittah, Prospek Ukhuwah Dengan Muhammadiyah, Gus Dur Kiai Super Unik dll).
Menurut Muhammad Zen ‘’menulis adalah salah satu alternatif  menjadikan orang sukses tanpa biaya’’,ujarnya. Kegiatan yang sangat nyantai untuk mengisi kekosongan waktu, hanya bekerja 2 jam menulis didepan laptop sudah mendapatkan view yang cukup banyak. Dari situ para peserta kejurnalistikan termotifasi untuk menjadi penulis handal.
Panitia mengharuskan peserta pelatihan kejurnalistikan untuk membuat karya tulis tentang  terselenggaranya kegiatan itu, guna mengecek kemampuan para peserta setelah diberi materi. Muhammad Haris selaku ketapel dari kegiatan ini, mengatakan’’kegiatan ini diadakan untuk memotifasi betapa pentingnya dan berharganya waktu yang terbuang hanya untuk bermain-main saja, lebih baik digunakan menulis.’’ujarnya.





1 komentar:

  1. good writing and interesting,,, fighting. kunjungi link terkait http://chimoesyai.blogspot.com/

    BalasHapus